Diberdayakan oleh Blogger.

Too Sweet To Forget

" Melihat dunia dengan cara yang tidak biasa "

Holaa... Long time no see...
Maaf bukan saya tidak mau bercerita tapi rutinitas baru ini bikin saya sering pulang malam. Jadi akan saya ceritakan mengapa akhirnya saya baru post cerita lagi setelah hampir 3 bulan lamanya menghilang siapa tau ada yang kepo hehe... Btw ini bakal jadi kisah yang panjang jadi selamat membaca...

So hari ini tepat 5 bulan saya hijrah dari Kota kelahiran saya tercinta... 
Cerita ini bermula dari Bulan Maret tahun 2019. Dimana ada Perekrutan besar-besaran perusahaan-perusahaan BUMN di Indonesia diselenggarakan oleh FHCI bekerja sama dengan Kementerian BUMN. Iseng-iseng saya pun melamar. Memang tidak berekspektasi akan diterima sih, saya sadar bahwa masuk BUMN adalah salah satu kejadian yang mustahil dalam hidup saya. Karna yah kita sendiri tau sendiri bahwa BUMN itu masuknya susah. 

Tahap I dari perekrutan itu adalah Seleksi Adminitrasi. Standar dan saya masih lolos. Tahap ke 2 adalah Tes Asesmen Tata Nilai BUMN. Dimana saya dijadwalkan mengikuti Tes Online pada hari Jumat tanggal 29 Maret 2019. Saya ingat hari itu saya mengerjakan tes online di Musholla kantor lama saya. Karena disitu ada karpet dan suasananya tenang. Tes tersebut hanya 15 menit. Saya selalu menjadwalkan diri saya untuk memulai persiapan semua tes minimal 1 Jam sebelum tes dimulai. Mungkin periksa koneksi internet atau sekedar menenangkan hati dan mental agar tidak grogi *Ceileh... 

Pengumuman Tes Asesmen Tata Nilai BUMN di umumkan tanggal 2 Mei 2019. Jeda 2 bulan sampai saya lupa pernah ikut tes. Dan alhamdulillah saya lolos. Melaju ke Tahap 3 yaitu Tes Kemampuan Dasar. Saya lupa kapan tepatnya saya mengikuti tes tersebut. Yang jelas tesnya masih online dan saya tetap mendapat waktu tes pada hari kerja. Saya memilih Ruang Administrasi lama kantor saya untuk mengerjakan tes tersebut. Suasananya tenang, lebih ke arah nyeremin sih karna ruangan kosong di lantai 2. Tapi saya ga punya pilihan lain daripada di kamar mandi ya kan?? Pada akhirnya Ruangan itu jadi saksi bisu saya mengerjakan seluruh rangkaian tes-tes tersebut. Yang jelas pada tanggal 27 Mei 2019 saya diumumkan lolos Tahap 3. 

Tes selanjutnya Tahap 4 yaitu Tes Kemampuan Bidang dan kami boleh memilih 3 Perusahaan BUMN yang sesuai dengan minat kami. Saya memilih Perum Bulog sebagai pilihan I, PT. PELNI (Persero) sebagai pilihan ke II dan PT. Jasa Raharja untuk pilihan ke III. Kami di wajibkan untuk mengisi data diri untuk di seleksi lagi perusahaan mana yang cocok untuk kami. Dan eng ing eng... tanggal 13 Juni 2019 saya di umumkan lolos dan diberi kesempatan untuk Tes Kemampuan Bidang di PT. PELNI (Persero). Pada tahap ini tes dilakukan oleh PT. PELNI (Persero). Setelah registrasi ulang pada tanggal 19 Juni 2019 saya mengikuti Tes Kemampuan Bidang pada tanggal 28 Juni 2019. Dan lagi-lagi masih di hari kerja dan ruangan yang sama. 

Tanggal 01 Juli saya di umumkan lolos tahap 4. Saya sampai lupa ini sudah tahap ke berapa. Tahap 5 adalah Interview User Online dan Psikotest. Saya dijadwalkan mengikuti Interview Online via Aplikasi Zoom pada tanggal 4 Juli. Dan alhamdulillah saya masih lolos, dan dijadwalkan mengikuti Psikotest Online pada tanggal 08 Juli 2019. As you know bahwa saya tidak belajar Buku Psikotest sama sekali karena sibuk sekali dengan pekerjaan kantor. Saya pasrah saja dengan soal-soalnya hehe..

Saya lolos Psikotest dan masuk ke Tahap 6 alias tahap terakhir yaitu Medical Check Up pada tanggal 09 Juni 2019. Pada pagi itu saya jam 8 pagi masih dirumah Bapak saya bertanya mengapa belum ke kantor saya beralasan sedang ada kegiatan kantor di hotel. Saya akan ikut pada jam 9 pagi. The fact is saya minta ijin tidak masuk kantor hari itu karena pergi ke RS. Bhayangkari untuk melaksanakan Medical Check Up. Kami yang lolos sampai tahap itu dari Kota Ambon hanya tersisa 5 Orang. Ketika bertemu teman-teman bercerita tentang betapa mereka semua berangkat dengan doa restu orang tua untuk tes tahap akhir ini. Saya sedikit sedih karena saya tidak bilang orang tua saya sama sekali ketika mengikuti rekrutmen ini. Yah saya takut mengecewakan mereka kalo saya gagal lagi kali ini. Makanya saya tidak bilang-bilang. Medical Check Up berjalan kurang lancar karena hanya saya yang matanya minus dan kalo kalian mengikuti blog ini pasti tau kalo saya baru sembuh dari sakit. Yah pokoknya stelah tes itu saya pulang dengan perasaan sangat sedih dan kecewa karena saya tau bahwa saya pasti gagal. Saya melajukan motor ke Bioskop dan memanfaatkan sisa hari itu dengan nonton film menghibur diri. Setidaknya hanya saya sendiri yang sedih bukan orang tua saya. 

Saya mulai move on dan berusaha melupakan tes itu dengan menjalani hari-hari seperti biasa lagi. Saya tidak berharap banyak. Akhirnya pada tanggal 31 Juli 2019 pukul 3 dini hari setelah gelisah, hopeless, tidak bisa tidur akhirnya pengumuman itu keluar. Nama saya ada sebagai salah satu yang lolos dan menunggu untuk Pelaksanaan Inagurasi. Saya lolos sebagai Calon Pegawai di PT. PELNI (Persero). Saya tersenyum dan tidur kembali. Esoknya saya ke kantor seperti biasa dengan perasaan campur aduk. Saya senang karena setelah sekian lam tes itu akhirnya saya menang. Saya excited menunggu waktu kapan tepatnya harus memberitahu orang tua saya yang tidak tau sama sekali bahwa anaknya selama ini ikut tes dan telah lolos. Saya sedih juga akan resign meninggalkan pekerjaan yang hampir 2,5 Tahun saya geluti. Pokoknya campur-campur. 

Pulang kantor jam 6 sore tanggal 01 Agustus 2019 saya memanggil bapak dan mama saya. Saya memberitahu bahwa saya akan resign dari kantor dan berangkat ke Jakarta. Reaksi pertama mereka heran kenapa saya resign? Kedua mereka bilang jangan-jangan saya tertipu pekerjaan palsu. Haha... harusnya waktu itu saya videokan reaksi kaget mereka. Setelah menerangkan cukup alot akhirnya mereka percaya bahwa saya lolos dan merasa senang. Mereka bertanya mengapa saya tidak pernah bilang kalo sedang ikut tes. Dan saya sudah menjawab pertanyaan itu pada cerita di atas. 

Setelah pengumuman itu saya masih pergi ke kantor dan belum memberitahu kabar itu ke teman-teman kantor. Tanggal 17 Agustus 2019 adalah hari terakhir saya bekerja di Karantina Pertanian Ambon. Setelah mengikuti Upacara gabungan di kantor BPTP saya kembali ke kantor sendirian dan kehujanan untuk membereskan berkas-berkas saya. Setelah semua beres, Saya naik ke lantai 2 dan masuk ke Ruangan Administrasi lama tempat saya melewati tes demi tes. Saya turun kembali mengelilingi bangunan kantor dan menyapukan pandangan di seluruh ruangan yang saya tempati selama bekerja disana. Saya berusaha merekam semua kenangan tempat itu. Saya tau saya tidak akan kembali lagi kesana. Sedih sih biar bagaimanapun tempat itu telah menempa saya menjadi sosok yang lebih kuat dan tabah. Saya mengambil cuti 2 minggu dan terhitung resign pada tanggal 01 September 2019. 

Saya diberitahu untuk mengikuti Inagurasi ke Jakarta pada tanggal 23 Agustus 2019 daaan.... 
Cerita Part I ini sampai disini karna Perjalanan Jauh ini baru saja di mulai bersambung ke Long Journey Start On August 2019 Part II... 

Kantor Pusat PT. Pelni (Persero)








Share
Tweet
Pin
Share
No comments

Maafkan ke-kurang-ajaran saya

Merasa sudah memilikimu, 
Padahal tidak

Merasa juga disayangimu,
Padahal hatimu juga saya tak pernah tau

Kau adalah pertanyaan yang selalu berakhir sebagai pertanyaan lainnya

Tak ada jawaban, semuanya misteri

Namun, 
Saya bertahan karena untuk pergipun terlalu enggan dilakukan

Se-keras kepala itu lah saya menyayangimu...



Share
Tweet
Pin
Share
No comments
Saya tidak suka harus berhubungan dengan orang yang saya benci atau dengan orang yang selalu menorehkan luka untuk saya. Saya akan selalu memblokir mereka dari hidup saya dengan tidak memberikan akses komunikasi apapun. Itulah saya kalau benci selamanya akan tetap benci. Mungkin baru bertahun-tahun kedepan luka saya sembuh tapi hubungan yang pernah kami punya dulu tidak akan pernah sama lagi. Saya akan selalu menganggap dia seperti orang asing. Dan saya akan selalu menolak dihubungi dengan cara apapun. Saya orang yang selalu memberikan kesempatan ketika kesempatan itu dimanfaatkan dengan baik. Saya tau bahwa ketika kita berharap satu kesempatan pada orang lain dan dia tidak memberikannya rasanya sangat kecewa sekali. Saya pernah merasakannya, maka tanpa dia harus bilang, biasanya saya akan menelan ego saya dan memberikan dia satu kesempatan. Saya belajar memaafkan tapi saya tidak akan pernah melupakan. Satu hal yang mereka selalu luput tentang saya adalah ketika saya membuat keputusan saya tidak akan pernah menyesal atas keputusan yang sudah saya buat. Maka itu ketika saya membuat keputusan saya akan betul-betul memikirkannya matang-matang. Saya keras hati, saya kepala batu. Tapi saya tidak akan pernah menyesal dengan keputusan yang saya buat dalam hal apapun. Ketika saya memutuskan untuk melangkah maka saya tidak akan pernah lagi menoleh ke belakang apapun alasannya. 
Share
Tweet
Pin
Share
No comments
Eh ini bukan persoalan mendambakan manusia loh ini cuma perasaan mendamba dan merana harus lewat tempat itu setiap hari tapi tidak bisa memiliki tempat itu. Maaf belum bisa menyertakan foto dari tempat yang saya dambakan itu, tapi kalo ada kesempatan pasti aku kesana untuk fotokan. 

Jadi gini, yang pernah baca postku sebelumnya saya pernah menceritakan betapa saya senang sekali bisa punya rumah yang membelakangi pantai. Supaya bisa lihat sunset atau sunrise setiap hari. And I found that place. Lokasinya ada disebelah Rumah Makan Ikan bakar di Poka. I thought it was the best place for build my future home. Menghadap langsung ke arah laut. Dan benar-benar tersiram cahaya matahari. Jadi karena kantor dan lokasi tempat itu searah jadi saya setiap hari melewatinya. Dan benar-benar mendambakan tempat itu as mine. But I know it will never happen. Saya senang sekali bisa melihatnya setiap hari. Ketika melewati tempat itu sebuah rumah lengkap dengan suami dan anak-anak tiba-tiba tergambar jelas di benak saya. Anak-anak yang bermain di pekarangan belakang. that was so sweet. Semoga suatu hari nanti jika saya tidak bisa memiliki tempat itu maka saya akn digantikan dengan tempat yang lebih baik. 
Share
Tweet
Pin
Share
No comments


Halo... Pembaca maaf banget ini late post. Ini adalah salah satu kegiatan Komunitas Molucas Coastal Care pada 27 April lalu, saya baru sempat untuk mendokumentasikannya hehe...

Kegiatan ini adalah salah satu bentuk kepedulian kami para pemuda-pemudi Kota Ambon terhadap kondisi lingkungan di sekitar pesisir pantai di Maluku. Dan kegiatan kali ini berlokasi di Pantai Pesisir Batu Merah. Dalam kegiatan ini kami mendapatkan bantuan dari Kodim 1504/Ambon, Bapa Raja Negeri Batu Batu Merah beserta Pemuda-pemuda sekitar kawasan Desa Batu Merah, kami juga dibantu oleh Komunitas-komunitas peduli lingkungan se-Kota Ambon. Seperti PADIS Unpatti, American Corner Unpatti, Warung Prancis Unpatti, Komunitas Coral Triangle Center, Komunitas Instanusantara Amboina, Komunitas Indoruners Ambon dan masih banyak lagi Komunitas-komunitas yang turut hadir bersama kami pada pagi itu. Kurang lebih 300 orang. Kami menyediakan 300 Karung ukuran 50Kg, sarung tangan dan masker sebanyak kurang lebih 500buah. Disitu saya baru menyadari bahwa betapa sangat banyak orang yang sebenarnya masih mau untuk peduli terhadap lingkungan sekitarnya. 

Buktinya dengan kehadiran mereka disana membantu kami, kami bahkan tidak menyiapkan konsumsi secara khusus. Sangat terharu sekali. Dalam kegiatan ini kami juga mengajak anak-anak dilingkungan sekitar pesisir untuk bersama-sama mempelajari tentang sampah plastik sambil mewarnai dengan tema " Jangan Membuang Sampah di Laut". Sembari kami membersihkan sampah, teman-teman dari Mahasiswa Kedokteran Universitas Pattimura memeriksa kesehatan masyarakat kawasan pesisir tersebut. Sekian Cuap-cuap kali ini dibawah ini saya dokumentasikan beberapa foto kegiatan ini. 


Teman-teman Mahasiwa Kedokteran Universitas Pattimura Ambon
 sedang Memeriksa Kesehatan Masyarakat Kawasan Pesisir Batu Merah 
Anak-anak Kawasan Pesisir Batu Merah Memamerkan Hasil Karya Mewarnai 


Kegiatan Mengumpulkan Sampah





Bersama teman-teman dari Komunitas Indorunners Ambon

Bersama Duta Maritin Indonesia Maluku 2018







Bersama Semua Volunteer Moluccas Coastal Care 

Terima Kasih Semua Lapisan Masyarakat Provinsi Maluku. Kalian semua Luar Biasa. 
#Save Environmental
#Save Marine Life
#Save Next Generation
Share
Tweet
Pin
Share
No comments
Newer Posts
Older Posts

Total Visitors in This Blog

recent posts

Blog Archive

  • ▼  2026 (4)
    • ▼  Maret (3)
      • Senandika Senja
      • Mozaik Cinta
      • Pare, I'm In Love
    • ►  Januari (1)
  • ►  2025 (2)
    • ►  Juni (2)
  • ►  2023 (1)
    • ►  Juni (1)
  • ►  2020 (6)
    • ►  Juni (2)
    • ►  Mei (1)
    • ►  Maret (2)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2019 (6)
    • ►  September (1)
    • ►  Juli (2)
    • ►  Juni (1)
    • ►  April (1)
    • ►  Maret (1)
  • ►  2018 (13)
    • ►  Desember (1)
    • ►  September (2)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Juli (2)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (1)
    • ►  Maret (2)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Januari (2)
  • ►  2017 (14)
    • ►  Desember (2)
    • ►  November (2)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Juli (2)
    • ►  Juni (2)
    • ►  Mei (2)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2016 (3)
    • ►  Desember (2)
    • ►  November (1)
  • ►  2014 (3)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Maret (2)
  • ►  2013 (17)
    • ►  November (1)
    • ►  Oktober (5)
    • ►  September (1)
    • ►  Agustus (9)
    • ►  Juli (1)

Categories

  • Back to Past
  • Celoteh Suka Suka
  • celoteh suka-suka
  • Celoteh Suka-suka ( CSS )
  • Celoteh suka-suka (CSS)
  • Goresan Rasa
  • Jalan-jalan
  • Jurnal
  • Just a Motivation Story
  • Kuliner Sik Asik
  • Maumere Of Flores (MOF)
  • My Song
  • Opini
  • Pare's Journal
  • Satu Gambar Sejuta Makna
  • Sebuah Frasa
  • Visit Mollucas

Popular Post

  • Itu kemarin
    Saya pernah menangis di tengah malam karena terlalu merindukanmu, tapi itu kemarin Saya pernah menunggu sebuah pesan darimu sampai t...
  • Morella Part II : Pantai Nitang Hahai
    Oke balik lagi ke postingan Trip to Morella. Jika kalian menemukan artikel ini duluan maka saya sarankan membaca artikel jalan-jalan Morell...
  • Aku, Adobe Photoshop dan Fotografi
    Akhir-akhir ini blog ini lebih banyak sampah celoteh-celoteh ga jelas. Tapi sebodo kodoklah yang penting aku senang 😄 Sebenarnya cerit...
  • Terima Kasih
    Untukmu; seseorang yang meninggalkanku Terima kasih karena telah memilih melangkahkan kaki bersama seseorang yang lain. Sekiranya itu bis...

Pengikut

About Me

Dian Asdarini

Create Your Badge

Created with by ThemeXpose