Senandika Senja

by - Maret 25, 2026



22 Maret 2026 

Tanggal perkiraan kamu lahir. Harusnya kalau kamu masih ada maka hari ini menjadi menjadi hari yang paling membahagiakan, karena Kakekmu, Nenekmu, Ayahmu, Kakakmu dan Tantemu sedang berkumpul bersama kami disini. At least Mamamu tidak kesepian karena rumah jadi ramai dan mamamu bisa makan masakan nenekmu yang sudah lama mama tidak pernah makan. Kamu tau dek kadang mamamu juga lelah jadi orang dewasa dan kadang-kadang ingin menjadi anak kecil lagi yang hanya perlu mikirin makan, tidur dan sekolah setiap hari. But mamamu sudah dewasa kan? Mamamu punya banyak tanggung jawab. 

Mama pernah mendengar 1 tausiyah katanya kalau ada kita memiliki janin yang keguguran kita harus menamainya seperti cucu nabi. Karena menurut perasaan mama kamu adalah laki-laki maka mama menamaimu " Hasan ". Semoga kamu setuju ya dengan nama ini. Mama mungkin akan cerita sedikit tentangmu. Tentang kamu yang pertama hadir di hidup mama. 

Dear Hasan... 
Mama minta maaf. 1 bulan sebelum kamu dinyatakan ada oleh dokter mama memiliki banyak sekali kesibukan di kantor. Mama memiliki jadwal tidur yang berantakan karena kakakmu selalu tidur larut malam. Sore itu mama periksakan kamu ke dokter karena seperti kejadian kakakmu tempo lalu mama nge-flek, dokter bilang usiamu sudah 4-5 minggu. Dan dokter menyatakan kamu ada, jantungmu berdetak. Kamu tau seperti apa perasaan mama? Senang sekali. Kamu datang lebih cepat dari perkiraan mama. But dokter bilang detak jantungmu lemah. Dalam hati mama merasa sangat sedih dan khawatir. Mama berpikir kamu kenapa didalam perut mama? Mama berpikir apa kamu sedang kesakitan? Mama hanya bisa minum semua obat yang diberikan dokter untuk menyembuhkanmu dan mencoba istirahat. Mama berharap kamu akan baik-baik saja didalam sampai waktu kita bertemu.  

1 Bulan kemudian jadwal kunjungan ke dokter tiba, sore itu mama, ayah dan kakakmu ikut memeriksakanmu dan berita buruk itu tiba. Dokter menyatakan detak jantungmu sudah tidak ada. Kamu tau bagaimana perasaan mama saat itu dek? Frezze. Beku. berusaha mencerna kata-kata dokter. Kamu meninggalkan mama di usia 5-6 minggu. Dan setelah itu untuk pertama kali dalam hidup mama, mama merasakan meja operasi untuk mengeluarkanmu dari perut mama. Rasanya pedih dek. Harusnya di hari ini Bulan Maret 2026 kita bisa berkumpul bersama. Kenapa kamu memilih pergi? 1 pertanyaan itu berulang terus di benak mama tapi tidak pernah terjawab. Berbulan-bulan sejak kamu pergi mama hanya bisa menyalahkan diri mama yang tidak bisa menjagamu. Mama tidak tau apakah kita akan bertemu lagi nanti. 

Dear Hasan, My Second Baby...

I'm sorry my love was not enough to make you see the light, 
I may not have held you in my arms but I held you in my heart from the very beginning. 
Though I didn't get to see you grow, 
Though you never walked beside me under the sun or the moon, 
though I didn't make you to saw sunrise and beautifull sunset, 
though I didn't make you to taste the sweetness and bitterness of life.
But baby you will forever be apart of who I am. 
I will carry you with me always - in my thought, in my dreams and in every step that I take. 
And even if the world never knew your name, you will always be someone I will never forget. 
In God's perfect timing, please find your way back to me soon. 

Nak hadirlah lagi dalam versi yang lebih sehat dan kuat untuk bertemu mama ya, Janji dek...

Hasan... the ones forever remembered 💝


N.B. 25 Maret 2026, tulisan ini ditulis untuk mengenangmu Hasan. dan untuk memperingati International Day of the Unborn Child. Hope God always gave happiness for every mom in the world who lost their unborn child. 



You May Also Like

0 comments