Diberdayakan oleh Blogger.

Too Sweet To Forget

" Melihat dunia dengan cara yang tidak biasa "



Halo... Pembaca maaf banget ini late post. Ini adalah salah satu kegiatan Komunitas Molucas Coastal Care pada 27 April lalu, saya baru sempat untuk mendokumentasikannya hehe...

Kegiatan ini adalah salah satu bentuk kepedulian kami para pemuda-pemudi Kota Ambon terhadap kondisi lingkungan di sekitar pesisir pantai di Maluku. Dan kegiatan kali ini berlokasi di Pantai Pesisir Batu Merah. Dalam kegiatan ini kami mendapatkan bantuan dari Kodim 1504/Ambon, Bapa Raja Negeri Batu Batu Merah beserta Pemuda-pemuda sekitar kawasan Desa Batu Merah, kami juga dibantu oleh Komunitas-komunitas peduli lingkungan se-Kota Ambon. Seperti PADIS Unpatti, American Corner Unpatti, Warung Prancis Unpatti, Komunitas Coral Triangle Center, Komunitas Instanusantara Amboina, Komunitas Indoruners Ambon dan masih banyak lagi Komunitas-komunitas yang turut hadir bersama kami pada pagi itu. Kurang lebih 300 orang. Kami menyediakan 300 Karung ukuran 50Kg, sarung tangan dan masker sebanyak kurang lebih 500buah. Disitu saya baru menyadari bahwa betapa sangat banyak orang yang sebenarnya masih mau untuk peduli terhadap lingkungan sekitarnya. 

Buktinya dengan kehadiran mereka disana membantu kami, kami bahkan tidak menyiapkan konsumsi secara khusus. Sangat terharu sekali. Dalam kegiatan ini kami juga mengajak anak-anak dilingkungan sekitar pesisir untuk bersama-sama mempelajari tentang sampah plastik sambil mewarnai dengan tema " Jangan Membuang Sampah di Laut". Sembari kami membersihkan sampah, teman-teman dari Mahasiswa Kedokteran Universitas Pattimura memeriksa kesehatan masyarakat kawasan pesisir tersebut. Sekian Cuap-cuap kali ini dibawah ini saya dokumentasikan beberapa foto kegiatan ini. 


Teman-teman Mahasiwa Kedokteran Universitas Pattimura Ambon
 sedang Memeriksa Kesehatan Masyarakat Kawasan Pesisir Batu Merah 
Anak-anak Kawasan Pesisir Batu Merah Memamerkan Hasil Karya Mewarnai 


Kegiatan Mengumpulkan Sampah





Bersama teman-teman dari Komunitas Indorunners Ambon

Bersama Duta Maritin Indonesia Maluku 2018







Bersama Semua Volunteer Moluccas Coastal Care 

Terima Kasih Semua Lapisan Masyarakat Provinsi Maluku. Kalian semua Luar Biasa. 
#Save Environmental
#Save Marine Life
#Save Next Generation
Share
Tweet
Pin
Share
No comments
Akhir-akhir ini blog ini lebih banyak sampah celoteh-celoteh ga jelas. Tapi sebodo kodoklah yang penting aku senang 😄

Sebenarnya cerita ini hanya mengingat kembali bagaimana awal mula aku menyukai dunia fotografi. Bagi sebagian orang mungkin cerita seperti ini sangat tidak penting, tapi bagiku ini adalah awal mula bagaimana aku jatuh bangun belajar menguasai sesuatu tanpa dibantu siapapun. Dan aku bangga dengan diriku sendiri.

Oke Alkisah *eaaaaa aku berada di kelas 2 SMA sekitar tahun 2008. Aku adalah seorang murid yang sangat aktif satu-satunya murid yang melakoni 3 extrakurikuler sekaligus *sombong dan ga ada sangkut pautnya sama cerita ini 😆. 

Iya kembali ke laptop, suatu hari seorang kakak kelas mengenalkanku kepada aplikasi Adobe Photoshop 7.0 dan saat itu aku mulai terhipnotis masuk ke dalam dunia manipulasi foto. Adobe Photoshop saat itu masih menjadi barang baru bagi kami murid SMA dan masih terbatas sekali orang yang mampu mengoperasikannya. Dan juga jarang menemukan cewek-cewek yang tertarik belajar aplikasi ini. Photoshop hanya mainan anak laki-laki you know. cewek-cewek disekolahku lebih suka bergosip daripada memelototi aplikasi yang banyak toolsnya ini. Keinginanku belajar photoshop sangat menggebu-gebu tetapi komputer di sekolah kami belum menginstall photoshop alhasil keinginanku stuck di tempat. Tidak ada akses apapun untuk belajar. Buku pertama yang aku punya tentang belajar Adobe Photoshop 7.0 adalah hasil mencuri di perpustakaan sekolah 😂 *maafkan aku bapak penjaga perpustakaan.

Aku sering menemui seorang abang yang mempunyai studio foto di dekat sekolah dan melihat aksinya memanipulasi foto. Aku terpesona. Jaman SMA aku belum punya laptop guys. Laptop masih menjadi barang langka yang hanya dimiliki oleh teman-teman yang berduit.  Lompat ke jaman kuliah semester 2, aku akhirnya dibolehkan memakai laptop ibuku untuk mengerjakan tugas kuliah. Dan tebak... yah aku mulai belajar Adobe Photoshop dan langsung mencoba menguasai versi Adobe Photoshop CS 2. Aku mempraktekkan semua latihan yang ada di buku belajar Adobe Photoshop yang ku curi dulu dari perpustakaan 😏 hasilnya ada yang berhasil tak sedikit pula yang gagal.

Berkali-kali gagal malah membuatku makin penasaran untuk dapat menguasai aplikasi ini. Hingga semester 5 kuliah aku adalah seorang yang sangat ketat dalam menyisihkan sebagian uang jajan  untuk membeli buku latihan Adobe Photoshop. Aku rela berlapar-lapar di kampus demi buku photoshop terbaru. Dan total aku memiliki sekitar 13 buku tentang Adobe Photoshop dan 2 buku tentang Corel Draw. Aku lebih prefer belajar menggunakan buku karena kalu belajar via tutorial di Youtube bufferingnya suka bikin kesel.

Koleksi Buku Photoshop

Ditahun ke 2 aku belajar, aku mulai mahir dalam mengingat dan menggunakan semua tool-tools dalam Adobe Photoshop. Dan aku mulai belajar mengedit foto teman-teman. Seperti beberapa foto dibawah ini adalah bukti keidiotanku dalam mengedit foto 😁





Well, hasilnya jauh dari kata bagus sodara-sodara malah kelihatan alay wkwk... *soriii untuk onni-onni yang aku pake fotonya belum minta ijin hehe
Mempelajari photoshop banyak sekali manfaatnya. Menguasai photoshop membuatku seperti dewa. Aku bisa memotong, menambah, mengurangi, merubah, memperjelek, mempercantik sebuah gambar. Keren kan?? 

Menginjak tahun ke 3 sejak aku mulai belajar photoshop tiba-tiba aku bosan. Photoshop tidak lagi menarik di mataku. Mungkin karena sudah selama itu aku berjibaku untuk mempelajarinya dan aku hampir sudah mengetahui semua tools dan kegunaannya. Daaannn... aku mulai tertarik pada fotografi. Setelah selama ini hanya mengedit foto aku mulai tertarik mengambil foto. Yah foto-foto pertamaku ku hasilkan masih memakai kamera HP dengan resolusi 5MP. Sebenarnya jauh sebelum aku memotret menggunakan kamera HP aku sudah pernah memotret menggunakan kamera analog yang dulu masih menggunakan roll film. Hasil foto-foto pertamaku akan ku post di post tersendiri. Belum seberapa mahir dan masih kelihatan membosankan. Ditahun 2014 aku mendapat kamera pertamaku sebuah hadiah dari salah satu sahabat. Sebuah kamera jenis prosumer Fujifilm Finepix S2980 menemani setiap soreku menjelajah Kota Masohi. Aku mulai motret sesuatu yang random dan ga jelas haha...


Di tahun 2018 ini aku masih senang foto-foto tapi tidak begitu intens lagi karena kesibukan dan ga sempat mbolang. Aku berharap ditahun-tahun mendatang aku masih bisa mengembangkan hobi dibidang fotografi. Sekian dulu cuap-cuap yang entah bermanfaat atau tidak ini. See you on the next post...

P.S. Sebagian hasil foto-foto dengan kamera fujifilmku bisa kalian nikmati di postku yang sebelumnya disini nih...






Share
Tweet
Pin
Share
No comments
Hai...hai...😄
Aku ingin menunjukkan beberapa foto makro yang aku ambil waktu hunting kemarin. Aku pernah posting foto makro juga sebelum ini tapi memakai kamera DSLR, dan sekarang aku mencoba memakai kamera HP. Kamera HP yang aku pakai adalah tipe Microsoft Lumia 640 LTE dengan Lensbong tanpa tripod. Menggunakan focal length 3mm dan ISO-64, foto-foto dibawah ini aku retouch sedikit memakai Photoshop CS3, retouch yang aku lakukan hanya sebatas menaikkan contrast, brightness dan expossure. Tanpa banyak kata lagi let's check it out the photos down below... 





 




 


Did you enjoy my photographs?? lumayanlah untuk pemula 😆 aku masih terus belajar menyempurnakan untuk memotret makro menggunakan HP. Sedikit tips untuk memotret makro adalah...

1. Buat dirimu fleksibel. Atau dirimu harus tahan untuk nunduk-nunduk dalam waktu lama. 
Karena memotret makro menggunakan HP sedikit lebih susah daripada memakai kamera DSLR. Lebih susahnya adalah ketika memakai DSLR kita tidak perlu sangat dekat dengan objek lensa dari kamera DSLR sudah cukup untuk mengatasi miss focus. Sedangkan jika memakai Kamera HP kita perlu sangat dekat sekali dengan objek sekitar hanya 1 cm dari objek. Dan itu bikin punggung pegal-pegal karena nunduk-nunduk terus. Belum lagi jika sering miss focus, wah bakalan nunduk lebih lama lagi untuk nyari focus. Ingatlah bahwa foto makro objek tidak boleh blur.

 2. Lensa tambahan adalah wajib jika kamu ingin hasil foto yang lebih bokeh pada background dan jelas pada objek.

3. Carilah background yang bagus sebelum kamu memotret. Cobalah untuk mencari bentuk bokeh yang bagus untuk background seperti pada fotoku yang nomer 3. 

4. Harap memakai pakaian lengan panjang dan celana panjang.
Absolutely yes. Karena kita bakalan berjibaku dengan semak-semak dan rumput-rumput yang bikin gatal dan bentol-bentol. 2 jam hunting makro sukses bikin tanganku merah dan bentol-bentol 😆😆

5. Jangan lupakan komposisi Rule Of Third

Yakk... cukup sekian cuap-cuap panjang lebarku semoga bermanfaat bagi kalian yang baru berminat memotret makro menggunakan kamera HP. Ingatlah bahwa "Photography is not always about gear" 
jadi manfaatkanlah apapun gear yang kamu punya dan teruslah berkarya. See you on the next post  😊





 
Share
Tweet
Pin
Share
1 comments
Berbekal kamera Nikon pinjaman dari kakakku yang baik hati, aku memulai karir pertamaku sebagai fotografer pemula :D
Foto pertamaku diambil di kebun belakang rumah karna waktu itu hujan dan ga ada objek yang menarik selain memotret daun yang basah. 
Aku tertarik sangat dengan fotografi makro dan landscape. 
Menurutku orang yang sering moto makro berarti orang yang sabarrr banget karna motonya juga mesti sabar kayak aku gini hehe…:D
Yah namanya juga masi pemula banyak foto yang gagal seperti foto outdoor yang over exposure ato foto indoor yang under exposure dan banyak sekali foto-foto yang blur alias bergoyang pada saat di ambil * huft… -___-'
Berpegang teguh pada motivasi 
" Pengalaman gagal adalah satu langkah menuju keberhasilan "
Aku menghabiskan 1 jam untuk memotret daun yang sama dan ini adalah hasilnya yang lumayan bisa dilihat :
















Dari pengalaman memotret pertamaku kemarin catatan yang musti di ingat  adalah :

1.  Mestinya kemarin sebelum aku terjun ke semak-semak, aku pake autan dulu biar ga bentol-bentol digigitin nyamuk.

2. Jangan moto daun ato bunga yang pohonnya masih selutut coz trust me pegel banget nunduk-nunduk mulu, cari daun yang pohonnya udah tinggi aja contohnya : pohon mangga.


3. Belajar bahasa capung ato bahasa kepik supaya bisa nyuruh mereka jangan terbang waktu difoto. 



Ada yang berkata bahwa

 “ Seorang fotografer handal tidak dilihat darimana ia menimba ilmu, tetapi dari karya foto yang di hasilkannya “.
 Setuju-setuju :)

Share
Tweet
Pin
Share
No comments
Older Posts

Total Visitors in This Blog

recent posts

Blog Archive

  • ▼  2026 (4)
    • ▼  Maret (3)
      • Senandika Senja
      • Mozaik Cinta
      • Pare, I'm In Love
    • ►  Januari (1)
  • ►  2025 (2)
    • ►  Juni (2)
  • ►  2023 (1)
    • ►  Juni (1)
  • ►  2020 (6)
    • ►  Juni (2)
    • ►  Mei (1)
    • ►  Maret (2)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2019 (6)
    • ►  September (1)
    • ►  Juli (2)
    • ►  Juni (1)
    • ►  April (1)
    • ►  Maret (1)
  • ►  2018 (13)
    • ►  Desember (1)
    • ►  September (2)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Juli (2)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (1)
    • ►  Maret (2)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Januari (2)
  • ►  2017 (14)
    • ►  Desember (2)
    • ►  November (2)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Juli (2)
    • ►  Juni (2)
    • ►  Mei (2)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2016 (3)
    • ►  Desember (2)
    • ►  November (1)
  • ►  2014 (3)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Maret (2)
  • ►  2013 (17)
    • ►  November (1)
    • ►  Oktober (5)
    • ►  September (1)
    • ►  Agustus (9)
    • ►  Juli (1)

Categories

  • Back to Past
  • Celoteh Suka Suka
  • celoteh suka-suka
  • Celoteh Suka-suka ( CSS )
  • Celoteh suka-suka (CSS)
  • Goresan Rasa
  • Jalan-jalan
  • Jurnal
  • Just a Motivation Story
  • Kuliner Sik Asik
  • Maumere Of Flores (MOF)
  • My Song
  • Opini
  • Pare's Journal
  • Satu Gambar Sejuta Makna
  • Sebuah Frasa
  • Visit Mollucas

Popular Post

  • Itu kemarin
    Saya pernah menangis di tengah malam karena terlalu merindukanmu, tapi itu kemarin Saya pernah menunggu sebuah pesan darimu sampai t...
  • Morella Part II : Pantai Nitang Hahai
    Oke balik lagi ke postingan Trip to Morella. Jika kalian menemukan artikel ini duluan maka saya sarankan membaca artikel jalan-jalan Morell...
  • Aku, Adobe Photoshop dan Fotografi
    Akhir-akhir ini blog ini lebih banyak sampah celoteh-celoteh ga jelas. Tapi sebodo kodoklah yang penting aku senang 😄 Sebenarnya cerit...
  • Terima Kasih
    Untukmu; seseorang yang meninggalkanku Terima kasih karena telah memilih melangkahkan kaki bersama seseorang yang lain. Sekiranya itu bis...

Pengikut

About Me

Dian Asdarini

Create Your Badge

Created with by ThemeXpose