Diberdayakan oleh Blogger.

Too Sweet To Forget

" Melihat dunia dengan cara yang tidak biasa "

Happy New Year yang sudah terlambat 3 bulan hehe...

Maaf baru sempat nulis lagi untuk siapapun yang sering ngintip blog ini cieh...*kalo ada 
So saya hanya update beberapa moment di hidup saya sepanjang bulan januari-maret tahun 2019 ini. Mari kita mulai saja curhat yang ga jelas ini...

Update Pengobatan TB Kelenjar. 
Bulan Maret ini sudah ke bulan ke 9 saya harus minum obat. dan saya sehat alhamdulillah. Berat badan naik, jangan tanya berapa 😂 Yang pasti masih ideal beberapa orang bilang saya masih kurus dan ada yang bilang saya hampir mirip sapi kurang suara *Moooooo.... saja. Nafsu makan baik yah selalu lapar. Nyemil banyak. Sering nyemil buah *jika gajian, kalo akhir bulan nyemil kerupuk aja.
Rencana minggu ini mau balik ke dokter paru untuk kontrol. Doakan saya sembuh dan bebas TB ya? 

Pekerjaan 
Masih kerja di tempat yang lama. Masih ingin resign. Masih berusaha untuk resign. I love this job without orang-orang yang suka nyinyirin saya. Minggu ini akhirnya terbebas juga dari pekerjaan tahunan. Agak bisa bernafas lega dikit. Ini buktinya akhirnya bisa ngeblog juga setelah 3 bulan ini berkutat dengan pekerjaan tahunan. 

Dedaunan 
Bagi yang belum tau apa dedaunan itu nanti saya akang jelaskan terpisah dari post ini. Dedaunan Baik, penjualan pada kuartal pertama baik. Sekarang harus lebih banyak promosi dan melebarkan marketplace saja.

Hubungan 
New Hope. Saya sudah move on. Saya ingin tidak punya perasaan apa-apa lagi ketika saya memikirkan dia. Dia hanya masa lalu bagi saya sekarang. Pengorbanan demi pengorbanan, usaha demi usaha, doa demi doa saya rasa sudah saya lakukan. Dulu mungkin saya punya 100% tapi sekarang saya hanya memiliki 60% dan angka itu terus turun. Saya membiarkan angka itu turun, saya tidak berusaha untuk menaikkan angka itu lagi. Saya hanya ingin menjadi diri saya sendiri. Karena saya pikir saya kehilangan diri saya. Saya benci menjadi orang lain selama ini. Saya kehilangan dian yang ceria. Saya kehilangan dian yang cuek yang bersikap masa bodoh dengan semua orang. Saya kehilangan sosok dian yang berani yang selalu menjadi dirinya sendiri yang tidak cengeng dan selalu percaya diri dan tangguh. Saya hanya ingin memiliki harapan baru tahun ini. Dan saya tidak ingin sedih lagi saya ingin bahagia. I pray for my self. 

Saya lagi nabung nih... untuk jalan-jalan sama teman-teman pertengahan tahun ini. Mungkin dimulai dari Pulau Banda. Maybe on that journey will make me find my self back. I love my self 💕 




















Share
Tweet
Pin
Share
No comments
Hello December... nothing special with this month. I just want to write about what I feel this year.

On this end december  I don't have a job, I'm not married and I'm broke. So that's a perfect combination to close this year. Yeah... I have a job but some people tell me that I have no job. People are cruel baby. Even I try to ignore them but yeah I give up.

Rencana yang sudah di susun sejak 6 bulan lalu akhirnya berantakan, as I guess. So saya tidak akan banyak berharap lagi. Jika yang terbaik seperti itu I just want to let it go.

This year was meant to me. Saya banyak mendapatkan pengalaman baru senang maupun sedih. Awal tahun pindah ke lingkungan baru. Mencoba beradaptasi. Mendapatkan teman-teman baru. Sedikit tidak percaya diri but I tried to think positive. You know that I proud of my self. Dee bisa segitu tegarnya. Bisa berusaha sekuat itu untuk memblok pikiran-pikiran negatif. You're cool dee. Lalu pertengahan tahun beradaptasi kemudian sakit. Yeah I got serious pain. 

Dee... 
Dee...
Dee...

Berapa kali harus kubilang kalau kamu jangan bodoh. Untuk apa kamu bentengi dirimu dengan dinding setinggi itu? untuk pura-pura mengerti walaupun terpaksa. Untuk tidak punya mimpi sendiri . Untuk merasa sepi. Berhenti bersikap seperti itu you know. You loose your self. Seperti bukan dee yang saya kenal. Wake up! Stand up on your own feet!!

DON'T LET ANYONE FALLING YOU DOWN!!

Kamu tu gak selemah itu. Be positive. Be your self. Be brave!

Kadang saya berpikir apa sebenarnya yang saya inginkan? mengapa saya tidak berani untuk berterus terang mengatakan apa yang saya inginkan? dan kenapa ketika saya sudah mengatakan apa yang saya inginkan people judge me?  berkata dengan jahat tanpa tau apa yang saya alami, even My own Lover!

I doubt right know. I doubt at him. I tried to forgive. I tried to understand. I tried to think from two side. I tried to become an adult. But become an adult from his version is loose my self. Is that good??

I don't think so. In the end of this year I just hope that everything is gonna be alright next year.
  
 

Share
Tweet
Pin
Share
No comments
Untukmu; seseorang yang meninggalkanku
Terima kasih karena telah memilih melangkahkan kaki bersama seseorang yang lain. Sekiranya itu bisa membuatku sadar bahwa kau memang bukanlah yang terbaik.

Apa kau ingat doa yang kau ucapkan sebelum pergi meninggalkaku?
" Iya, kau pernah berujar, semoga aku bisa mendapatkan seseorang yang benar-benar ikhlas mencintaiku, seseorang yang tak akan pernah meninggalkanku, seseorang yang selalu setia berdiri untuk menghadapi segalanya bersama-sama"

Sekali lagi, terima kasih kuucapkan. Karena meski aku dibuat patah olehmu, Tuhan tetap mendengar doa-doa baikmu itu.

Air mata yang tadinya senantiasa turun tak terbendung karenamu, kini telah berganti senyum bahagia bersama seseorang yang baru.

Aku sudah sembuh sebagai seseorang yang berhasil meniadakan namamu.

Sebagai seseorang yang telah ditemukan oleh seseorang yang padanya aku yakin tak akan pernah ditinggalkan.

Dan segala kesalahanmu telah aku maafkan.

Sekarang, aku sudah dengannya.
Sekarang, aku sudah bahagia.

Keputusanmu untuk pergi adalah skenario terbaik dari Tuhan agar aku dipertemukan dengan seseorang yang tulus aku cintai dan juga mencintaiku.

Terima Kasih.




Share
Tweet
Pin
Share
No comments

Saya pernah menangis di tengah malam karena terlalu merindukanmu,
tapi itu kemarin

Saya pernah menunggu sebuah pesan darimu sampai terlelap,
tapi itu kemarin

Saya pernah melamun tentang bagaimana jika kelak kita hidup bersama,
tapi itu kemarin

Saya pernah menjadi seseorang yang selalu mendoakanmu,
tapi itu kemarin

Saya pernah menjadi bingung dan linglung ketika kamu tak ada, dan saya terus membisiki diri sendiri kalo kamu akan kembali, se-keras kepala itu saya menyayangimu,
tapi itu kemarin

Dan untuk pernah-pernah yang lainnya, Iya, saya pernah
tapi itu kemarin

Sekarang, saya menangis untuk menangisi kebodohan saya yang pernah menangisimu

Sekarang, saya bukan lagi seseorang yang peduli untuk setiap pesanmu

Terima kasih, karenamu saya berhasil menjadi sekuat-kuatnya manusia


Share
Tweet
Pin
Share
No comments
Oke balik lagi ke postingan Trip to Morella. Jika kalian menemukan artikel ini duluan maka saya sarankan membaca artikel jalan-jalan Morella Part I : Pantai Lubang Buaya , Spot kedua di Desa Morella yang saya kunjungi adalah Pantai Nitang Hahai yang berjarak sekitar 5 menit dari Pantai Lubang Buaya. Karcis masuk ke Pantai Nitang Hahai sebesar Rp.2000,- saja sebagai pengganti ongkos parkir. 

Dari ketiga pantai yang saya kunjungi ini mungkin Pantai Nitang Hahai adalah yang memiliki fasilitas paling lengkap. Dimulai dari tersedianya lahan parkir yang luas, musholla, kamar mandi umum, warung makan hingga bale-bale tempat istirahat.

Papan Nama Pantai Nitang Hahai di depan pintu masuk

Lahan Parkir yang luas

Bale-bale tempat istirahat pengunjung

Terdapat juga banyak spot foto yang instagramable untuk anak muda.





 


Dipantai ini juga terdapat spot diving yang tidak terlalu jauh bibir pantai. Dan jika pengunjung ingin melakukan diving diharapkan membawa sendiri saja peralatannya masing-masing karena saya tidak mengetahui apakah di pantai ini juga terdapat tempat penyewaan peralatan diving atau tidak. Saya merekomendasikan pantai ini jika anda berwisata bersama keluarga. 

Oke sekian post saya mengenai Pantai Nitang Hahai tunggu post selanjutnya ya...
Share
Tweet
Pin
Share
No comments
Newer Posts
Older Posts

Total Visitors in This Blog

recent posts

Blog Archive

  • ▼  2026 (4)
    • ▼  Maret (3)
      • Senandika Senja
      • Mozaik Cinta
      • Pare, I'm In Love
    • ►  Januari (1)
  • ►  2025 (2)
    • ►  Juni (2)
  • ►  2023 (1)
    • ►  Juni (1)
  • ►  2020 (6)
    • ►  Juni (2)
    • ►  Mei (1)
    • ►  Maret (2)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2019 (6)
    • ►  September (1)
    • ►  Juli (2)
    • ►  Juni (1)
    • ►  April (1)
    • ►  Maret (1)
  • ►  2018 (13)
    • ►  Desember (1)
    • ►  September (2)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Juli (2)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (1)
    • ►  Maret (2)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Januari (2)
  • ►  2017 (14)
    • ►  Desember (2)
    • ►  November (2)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Juli (2)
    • ►  Juni (2)
    • ►  Mei (2)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2016 (3)
    • ►  Desember (2)
    • ►  November (1)
  • ►  2014 (3)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Maret (2)
  • ►  2013 (17)
    • ►  November (1)
    • ►  Oktober (5)
    • ►  September (1)
    • ►  Agustus (9)
    • ►  Juli (1)

Categories

  • Back to Past
  • Celoteh Suka Suka
  • celoteh suka-suka
  • Celoteh Suka-suka ( CSS )
  • Celoteh suka-suka (CSS)
  • Goresan Rasa
  • Jalan-jalan
  • Jurnal
  • Just a Motivation Story
  • Kuliner Sik Asik
  • Maumere Of Flores (MOF)
  • My Song
  • Opini
  • Pare's Journal
  • Satu Gambar Sejuta Makna
  • Sebuah Frasa
  • Visit Mollucas

Popular Post

  • Itu kemarin
    Saya pernah menangis di tengah malam karena terlalu merindukanmu, tapi itu kemarin Saya pernah menunggu sebuah pesan darimu sampai t...
  • Morella Part II : Pantai Nitang Hahai
    Oke balik lagi ke postingan Trip to Morella. Jika kalian menemukan artikel ini duluan maka saya sarankan membaca artikel jalan-jalan Morell...
  • Aku, Adobe Photoshop dan Fotografi
    Akhir-akhir ini blog ini lebih banyak sampah celoteh-celoteh ga jelas. Tapi sebodo kodoklah yang penting aku senang 😄 Sebenarnya cerit...
  • Terima Kasih
    Untukmu; seseorang yang meninggalkanku Terima kasih karena telah memilih melangkahkan kaki bersama seseorang yang lain. Sekiranya itu bis...

Pengikut

About Me

Dian Asdarini

Create Your Badge

Created with by ThemeXpose