Swastamita
Gerimis. 00.25 WIT.
So, ini mungkin tulisan pertama setelah hibernasi panjang dari menulis blog ini.
Tepat hari ini 8 bulan yang lalu masih di Bumi Flores.
Sebenarnya masih ingin menjelajah keindahan flores sampai ke barat.
Terhenti di Pagi yang dingin bersama Kabut Pekat "Wolobobo" Kami tinggalkan semua kenangan disana.
Semburat merah cahaya mentari menguar dari kaki Gunung Inerie. Sungguh pemandangan magis. Akankah mau kesana lagi?
Ya, tentu saja. Bajawa punya segudang tempat yang kami belum explore.
Dan akhirnya cerita berakhir di Maumere.
Tepat 5 tahun sudah.
Ketika sendiri, menikah dan sekarang anak kecil ini ku ajak menjelajahi Maumere dari Barat hingga Timur.
Usia 7 Bulan anak ini sampai di Puncak Kelimutu. Apakah bisa dinobatkan menjadi pendaki termuda? Entahlah. Yang pasti anak itu tidak akan bisa maksa ketika mamanya mengajak mendaki gunung di usia sekecil itu.
Setiap sudut kota kecil itu akan selalu memiliki tempat dihatiku.
Setiap lampu merah, setiap belokan, setiap pantai, setiap padang rumput, setiap jalan menuju tanjung kajuwulu yang di hias dengan pepohonan, setiap rumput yang selalu berubah warna mengikuti musim.
Pelabuhannya tempat lari dari segala masalah. Pelabuhannya tempat melepaskan semua rindu bersama kapal yang berlayar menjauhi dermaga
Dan sekarang berpindah lagi ke tempat yang baru.
Sebuah Kota Kecil di kaki Gunung Gamalama.
Aku siap mengukir lagi kenangan.

0 comments