Diberdayakan oleh Blogger.

Too Sweet To Forget

" Melihat dunia dengan cara yang tidak biasa "


Well, minggu kemarin Indonesia baru menang ngelawan korsel dalam pra piala Asia so I want  to say Congratulation for Indonesia Good Job, pertahankan prestasimu! ^^

Ngomong-ngomong soal bola, tanggal 29 september kemarin “Boi” mengajakku untuk menonton langsung final Menpora Cup antara AREMA melawan Central Coast Marines ( CCM ) sebuah klub asal Australia. 
Aku menyambutnya dengan senang hati coz ini akan jadi pengalaman pertamaku nonton bola langsung di stadion. Pagi-pagi sekali aku langsung berburu kostum AREMA dan segala pernak-perniknya. Tawar-menawar terjadi dengan sengit tatkala kostum biru berlogo singa tersebut  ingin ku beli. 
Akhirnya berkat Boi aku berhasil membawa pulang satu kostum AREMA dan Syalnya. Aku membayangkan bakal tampil gagah dengan kostum tersebut.

Pertandingan AREMA vs CCM akan berlangsung sekitar pukul  6 sore. Untuk mengantisipasi macet dan tidak kebagian tempat duduk yang strategis boi mengajakku untuk berangkat lebih awal. 
Setelah mengisi perut kami segera tancap gas menuju Stadion Kanjuruhan yang berada di kecamatan Kepanjen Malang. 
Waktu yang di tempuh sekitar satu sampai satu setengah jam perjalanan tergantung dari tingkat kesibukan di jalan raya :D banyak calo tiket sepanjang perjalanan ke stadion bro. 
Kami tiba di stadion pada pukul 1 siang. Tiket untuk pertandingan kali ini berharga Rp. 25.000 untuk biasa dan sekitar Rp.70.000an untuk yang VIP, aku juga kurang begitu tau sih untuk tiket VIP coz aku beli tiket biasa ^^

Well, Kami harus menunggu beberapa saat sampai di ijinkan masuk di dalam stadion. Sambil menunggu pintu di buka aku browsing beberapa lagu yel-yel suporter AREMA dan mulai menghafal satu-persatu. Sekitar pukul 2 kami di perbolehkan masuk bersama para pedagang yang akan berjualan di stadion. Wow… terik matahari jam 2 siang menyambutku dan mulai menyengat ubun-ubun kepala. Aku mulai menyesal mengapa tidak membawa jaket atau topi. Aku mengambil posisi di tribun menari tepat di bawah papan score. Karena belum banyak orang yang datang aku segera mengabadikan beberapa gambar. Ini dia check it out :


Suporter


Wow… Aku berdecak kagum supporter AREMA begitu keren dan kompak ini salah satunya:

Best Suporter
Kalo haus dan lapar don’t worry karena para pedagang selalu bersiap siaga selama pertandingan berlangsung.

Matahari mulai condong ke barat, terik matahari tidak begitu menyengat lagi. Tak terasa penantian selama hampir 5 jam terbayar sudah ketika ku lihat para pemain AREMA memasuki lapangan untuk melakukan pemanasan.

Klub AREMA saat melakukan pemanasan

Tepat jam 6 sore pertandingan AREMA vs CCM resmi di mulai di tandai dengan pembentangan bendera raksasa tuan rumah.


Segera aku dan para suporter lainnya mulai meneriakkan yel-yel dengan semangat. Babak pertama berlangsung dengan seru, bola bergulir dengan cepat dari kaki-kaki pemain. Beberapa saat kemudian stadion kanjuruhan serasa bergemuruh tatkala “ Kayamba Gumbs” pemain Arema berhasil menyarangkan sebuah gol pada gawang CCM melalui tendangan pinaltinya. Score berubah menjadi 1-0 untuk AREMA. Aku semakin semangat untuk meneriakkan yel-yel mengikuti arahan konduktor.


Tapi sayangnya di penghujung babak pertama CCM berhasil menyamakan kedudukan 1-1 melalui tendangan marcos flores, peluit di bunyikan tanda babak pertama berakhir. Aku sebagai suporter amatiran mulai kehausan gara-gara berteriak. Sambil menunggu di mulainya babak ke dua aku segera menandaskan satu botol aqua.  
Babak kedua kembali di gelar, para suporter kian bersemangat. Sekali-kali aku pun menahan nafas ketika gawang AREMA berkali-kali di serang oleh pemain CCM. 
Beberapa saat kemudian babak kedua AREMA kembali di berikan tendangan pinalti atas pelanggaran yang dilakukan tim lawan. para suporter kembali bersorak senang. lagi-lagi “ Kayamba Gumbs” berhasil mengeksekusi bola dengan mulus meluncur kedalam gawang CCM. kami berteriak-teriak kegirangan dan makin lantang lagi meneriakkan yel-yel. Skor bertahan 2-1 hingga pertandingan berakhir pertandingan dimenangkan oleh klub AREMA. Kembang api merah menghiasi langit malam, sorak-sorai riuh memenuhi stadion kanjuruhan.


 Aku mengabadikan para pemenang ketika mendapat piala Menpora.


Pertandingan telah berakhir, lampu-lampu stadion mulai dipadamkan. Aku menunggu hingga beberapa saat untuk keluar dari stadion agar tidak berdesak-desakkan. Aku pulang dengan senyum kemenangan menghiasi wajah. That's my experience guys ^^
Hingga ku tulis postingan ini masih terngiang yel-yel yang aku nyanyikan waktu itu. Semoga dapat menonton lagi di lain kesempatan. 

Kami AREMA Salam satu jiwa
Di Indonesia kan slalu ada
Slalu bersama untuk kemenangan
Kami AREMA...



Share
Tweet
Pin
Share
No comments


Langkah Jam berderak cepat tak mau menungguku yang tak ingin waktu beranjak
120 menit terasa bergulir terlalu cepat
Aku masih ingin disini, di sampingmu
Aku benci harus tertawa dalam sedih

Orang-orang itu berjalan cepat-cepat mendorong troli dengan banyak beban
Sepertinya sibuk sekali mengejar waktu
Berisik !
Apa aku harus berteriak agar mereka berhenti?
Aku masih ingin disini, di sampingmu
Masih ingin membekukan wajahmu dalam benak

Sudah 10 menit tulisan Waiting room itu berganti Boarding
Argh… Berisik !
Tidak bisakah mereka menunggu sebentar lagi?
Aku masih ingin disini, di sampingmu
Masih ingin menikmati tawamu dalam-dalam

Suara panggilan Final Call bersahut-sahutan
Ia, ia… Aku dengar, aku tidak tuli
Aku akan naik sebentar lagi, tidak bisakah menunggu?
Karna Aku masih ingin disini, di sampingmu
Masih ingin merekam suaramu dan menyimpannya dalam memori

Benda ini hanya membutuhkan 2 jam untuk membuatku terpisah ribuan mil lagi darimu
Tak bisakah kau menghentikan mereka agar tak membawaku pergi?
Aku masih ingin disini, di sampingmu
Dan aku benci melihatmu melambaikan tangan

Aku sudah di angkasa sekarang
Tak bisa lagi menatapt wajahmu
Tak bisa lagi melihatmu tertawa
Tak bisa lagi mendengar suaramu

Cuma bisa menatap keluar lewat jendela kaca yang sempit ini
Cuma bisa melukis wajahmu di gumpalan awan biru
Cuma bisa merasakan senyummu lewat cahaya mentari
Cuma bisa memutar kembali memori tentangmu dalam benak

I Hate Departure !
Share
Tweet
Pin
Share
2 comments
Kita tahu

Kita percaya bahwa rasa itu tumbuh sekian lama

dan bernaung dalam hati

menunggu detik agar mewujudkannya menjadi kata, kalimat hingga suara

Aku tak peduli bila ruang harus menyekat cinta

Dan aku mencoba menyeru pada detik agar temukan kita di esok hari

Aku tiada peduli meski malam tak berbulan sekalipun 

Ruang masih saja menyekat cinta

Dan aku masih saja mencoba menyeru pada detik agar mempertemukan kita di altar 

kebahagiaan

Aku tak peduli bila langit menggulung mendungnya 

dan menghujam bumi dengan ribuan rintik

Lalu laut mengamuk menyapu karang 

Tanah terkuak tenggelamkan harapan - harapan besar

Selelah apapun mataku mencarimu

Selelah apapun telinga meraba udara mencari suaramu 

Selelah apapun kaki berjalan,

mengukir jejak mengejar bayangmu

Apapun yang terjadi

Cinta akan tetap berada dihatiku

Untukmu
Share
Tweet
Pin
Share
No comments
Alohaaa... Jumpa lagi bersamaku dalam agenda cicip-cicip >_<


Masih di kota malang sodara-sodara bersama partner setiaku Boi kami terserang sindrom kelaparan akut malem-malem. Rencana awal kami akan mencoba soto daging lamongan yang terkenal itu tapi apa daya di malam minggu ini penikmatnya membludak. Yah terpaksalah kami harus mengganti destinasi makan malam kami.

Terpilihlah satu kedai di jalan Truno joyo 26 Malang untuk menuntaskan rasa lapar kami yang bernama
" Surabi Imut ".
Mengapa di katakan imut soalnya bentuknya imut beud, tapi jangan anda tertipu oleh penampilannya guys biar bentuknya imut gini makan 1 buah berasa makan 3 buah loh,,, Trust me!


See... bentuknya imoet kan???
Terdapat sekitar 40 an varian toping surabi yang bisa kamu pilih mulai dari Surabi toping coklat meses, Surabi keju coklat, Surabi Pisang coklat sampe Surabi dengan toping daging juga ada.
Kalo kamu ga pengen makan surabi, disini juga tersedia pisang bakar aneka varian rasa.

Soal harga Don't worry guys murah meriah pastinya, aneka Surabi dengan semua varian toping seharga Rp. 2000 - 6000/buah. Pisang bakarnya seharga Rp. 3500 - 4000/buah.
Untuk minumannya ada aneka es yoghurt dengan harga Rp. 4000 aja. Kalo ga suka yoghurt ada juga kopi susu, susu coklat dan moccacinno.
Pokoknya komplit deh...

Ga disarankan untuk kamu yang mengalami kelaparan akut ato yang ga suka nunggu, coz untuk penyajian surabinya membutuhkan waktu sekitar 10 menit itu juga bakalan lebih lama kalo kamu belinya pas malam minggu asli rame banget.


Kalo kamu ingin suasana yang lebih private dan ga banyak orang lalu lalang, kamu bisa memilih tempat duduk di lantai atas karena surabi imut ini merupakan bangunan 2 lantai. kalo aku sih milihnya di bawah biar bisa ngambil gambar mas-mas yang lagi masak surabinya hehe...

Tampak Depan Surabi imut

Oke deh sekian dulu reviewnya sampai berjumpa di cicip-cicip selanjutnya >_<

Itadakimasu...!!!
Share
Tweet
Pin
Share
3 comments
Weekend ke duaku di pare ini ku habiskan dengan berwisata kuliner di malang. Bersama " Boi " partner kulinerku yang tampan, aku di ajaknya menikmati mie ramen yang pasti oishi ne... ;)

Beralamat di jalan Kedung Ombo (Belakang ITN 1) Malang ku temukan kedai mie ramen yang rame beud.

Kedai ini mulai beroperasi pukul 4 sore hingga sekitar jam 8 malam tapi biasanya sih kurang dari jam 8 mienya udah abis, apalagi kalo malam minggu beuh jam 7 udah sold out dah.

So guys datanglah antara jam tersebut kalo ga mau kehabisan...

Kedai yang bergaya minimalis dengan walpaper jepang ini menyediakan menu antara lain :

> Mie Ramen + Chicken Teriyaki + Lobster meatball (bakso lobster)

> Mie Ramen + Chicken Teriyaki + Crab meatball (bakso kepiting)
> Mie Ramen + Chicken Teriyaki + Shrimp meatball (bakso udang)
> Mie Ramen + Chicken Teriyaki + Fish meatball (bakso ikan)
> Mie Ramen + Chicken Teriyaki + Salmon meatball (bakso Salmon)

Semua menu ini cuma berharga Rp.13.000 aja guys, cukup murah kan?? cocoklah untuk kantong mahasiswa seperti saya :D

Mie ramen disini juga dapat di tambah sambal hingga level 5. setiap level di tambahkan sesendok sambal. Ajib lah pastinya.

Karena saya penyuka mr.crab ato kepiting maka saya memilih Mie Ramen + Chicken Teriyaki + Crab meatball (bakso kepiting)  ini nih gambarnya :




Wenak toh???
Baksonya kerasa banget deh kepitingnya. kuahnya juga nendang beud :D
and bagi yang ga bisa megang sumpit seperti saya, kayaknya harus latihan dulu sebelumnya coz ga di sediakan garpu disana.

Oke sekian dulu review ramen weekendnya, kalo sobat penggemar mie ramen yang lagi jalan-jalan ke malang sempatin aja makan disana di jamin puas.


Itadakimasu >_<


Share
Tweet
Pin
Share
1 comments
Newer Posts
Older Posts

Total Visitors in This Blog

recent posts

Blog Archive

  • ►  2026 (1)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2025 (2)
    • ►  Juni (2)
  • ►  2023 (1)
    • ►  Juni (1)
  • ►  2020 (6)
    • ►  Juni (2)
    • ►  Mei (1)
    • ►  Maret (2)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2019 (6)
    • ►  September (1)
    • ►  Juli (2)
    • ►  Juni (1)
    • ►  April (1)
    • ►  Maret (1)
  • ►  2018 (14)
    • ►  Desember (1)
    • ►  September (3)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Juli (2)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (1)
    • ►  Maret (2)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Januari (2)
  • ►  2017 (14)
    • ►  Desember (2)
    • ►  November (2)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Juli (2)
    • ►  Juni (2)
    • ►  Mei (2)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2016 (3)
    • ►  Desember (2)
    • ►  November (1)
  • ►  2014 (3)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Maret (2)
  • ▼  2013 (17)
    • ►  November (1)
    • ▼  Oktober (5)
      • Nonton Bola pertamaku
      • I Hate Departure !
      • Sebuah Frasa
      • Surabi Imut...mut
      • Mie Ramen Oishi...
    • ►  September (1)
    • ►  Agustus (9)
    • ►  Juli (1)

Categories

  • Back to Past
  • Celoteh Suka Suka
  • celoteh suka-suka
  • Celoteh Suka-suka ( CSS )
  • Celoteh suka-suka (CSS)
  • Goresan Rasa
  • Jalan-jalan
  • Jurnal
  • Just a Motivation Story
  • Kuliner Sik Asik
  • Maumere Of Flores (MOF)
  • My Song
  • Opini
  • Satu Gambar Sejuta Makna
  • Visit Mollucas

Popular Post

  • Aku Terkena TB Kelenjar : Long Story
    So aku akan cerita awal aku terkena penyakit ini dan seperti apa kabarku sekarang. Dan ini bakal jadi cerita yang panjang guys jadi monggo ...
  • Itu kemarin
    Saya pernah menangis di tengah malam karena terlalu merindukanmu, tapi itu kemarin Saya pernah menunggu sebuah pesan darimu sampai t...
  • Morella Part II : Pantai Nitang Hahai
    Oke balik lagi ke postingan Trip to Morella. Jika kalian menemukan artikel ini duluan maka saya sarankan membaca artikel jalan-jalan Morell...
  • Aku, Adobe Photoshop dan Fotografi
    Akhir-akhir ini blog ini lebih banyak sampah celoteh-celoteh ga jelas. Tapi sebodo kodoklah yang penting aku senang 😄 Sebenarnya cerit...

Pengikut

About Me

Dian Asdarini

Create Your Badge

Created with by ThemeXpose