Diberdayakan oleh Blogger.

Too Sweet To Forget

" Melihat dunia dengan cara yang tidak biasa "


Maafkan ke-kurang-ajaran saya

Merasa sudah memilikimu, 
Padahal tidak

Merasa juga disayangimu,
Padahal hatimu juga saya tak pernah tau

Kau adalah pertanyaan yang selalu berakhir sebagai pertanyaan lainnya

Tak ada jawaban, semuanya misteri

Namun, 
Saya bertahan karena untuk pergipun terlalu enggan dilakukan

Se-keras kepala itu lah saya menyayangimu...



Share
Tweet
Pin
Share
No comments
Saya tidak suka harus berhubungan dengan orang yang saya benci atau dengan orang yang selalu menorehkan luka untuk saya. Saya akan selalu memblokir mereka dari hidup saya dengan tidak memberikan akses komunikasi apapun. Itulah saya kalau benci selamanya akan tetap benci. Mungkin baru bertahun-tahun kedepan luka saya sembuh tapi hubungan yang pernah kami punya dulu tidak akan pernah sama lagi. Saya akan selalu menganggap dia seperti orang asing. Dan saya akan selalu menolak dihubungi dengan cara apapun. Saya orang yang selalu memberikan kesempatan ketika kesempatan itu dimanfaatkan dengan baik. Saya tau bahwa ketika kita berharap satu kesempatan pada orang lain dan dia tidak memberikannya rasanya sangat kecewa sekali. Saya pernah merasakannya, maka tanpa dia harus bilang, biasanya saya akan menelan ego saya dan memberikan dia satu kesempatan. Saya belajar memaafkan tapi saya tidak akan pernah melupakan. Satu hal yang mereka selalu luput tentang saya adalah ketika saya membuat keputusan saya tidak akan pernah menyesal atas keputusan yang sudah saya buat. Maka itu ketika saya membuat keputusan saya akan betul-betul memikirkannya matang-matang. Saya keras hati, saya kepala batu. Tapi saya tidak akan pernah menyesal dengan keputusan yang saya buat dalam hal apapun. Ketika saya memutuskan untuk melangkah maka saya tidak akan pernah lagi menoleh ke belakang apapun alasannya. 
Share
Tweet
Pin
Share
No comments
Eh ini bukan persoalan mendambakan manusia loh ini cuma perasaan mendamba dan merana harus lewat tempat itu setiap hari tapi tidak bisa memiliki tempat itu. Maaf belum bisa menyertakan foto dari tempat yang saya dambakan itu, tapi kalo ada kesempatan pasti aku kesana untuk fotokan. 

Jadi gini, yang pernah baca postku sebelumnya saya pernah menceritakan betapa saya senang sekali bisa punya rumah yang membelakangi pantai. Supaya bisa lihat sunset atau sunrise setiap hari. And I found that place. Lokasinya ada disebelah Rumah Makan Ikan bakar di Poka. I thought it was the best place for build my future home. Menghadap langsung ke arah laut. Dan benar-benar tersiram cahaya matahari. Jadi karena kantor dan lokasi tempat itu searah jadi saya setiap hari melewatinya. Dan benar-benar mendambakan tempat itu as mine. But I know it will never happen. Saya senang sekali bisa melihatnya setiap hari. Ketika melewati tempat itu sebuah rumah lengkap dengan suami dan anak-anak tiba-tiba tergambar jelas di benak saya. Anak-anak yang bermain di pekarangan belakang. that was so sweet. Semoga suatu hari nanti jika saya tidak bisa memiliki tempat itu maka saya akn digantikan dengan tempat yang lebih baik. 
Share
Tweet
Pin
Share
No comments


Halo... Pembaca maaf banget ini late post. Ini adalah salah satu kegiatan Komunitas Molucas Coastal Care pada 27 April lalu, saya baru sempat untuk mendokumentasikannya hehe...

Kegiatan ini adalah salah satu bentuk kepedulian kami para pemuda-pemudi Kota Ambon terhadap kondisi lingkungan di sekitar pesisir pantai di Maluku. Dan kegiatan kali ini berlokasi di Pantai Pesisir Batu Merah. Dalam kegiatan ini kami mendapatkan bantuan dari Kodim 1504/Ambon, Bapa Raja Negeri Batu Batu Merah beserta Pemuda-pemuda sekitar kawasan Desa Batu Merah, kami juga dibantu oleh Komunitas-komunitas peduli lingkungan se-Kota Ambon. Seperti PADIS Unpatti, American Corner Unpatti, Warung Prancis Unpatti, Komunitas Coral Triangle Center, Komunitas Instanusantara Amboina, Komunitas Indoruners Ambon dan masih banyak lagi Komunitas-komunitas yang turut hadir bersama kami pada pagi itu. Kurang lebih 300 orang. Kami menyediakan 300 Karung ukuran 50Kg, sarung tangan dan masker sebanyak kurang lebih 500buah. Disitu saya baru menyadari bahwa betapa sangat banyak orang yang sebenarnya masih mau untuk peduli terhadap lingkungan sekitarnya. 

Buktinya dengan kehadiran mereka disana membantu kami, kami bahkan tidak menyiapkan konsumsi secara khusus. Sangat terharu sekali. Dalam kegiatan ini kami juga mengajak anak-anak dilingkungan sekitar pesisir untuk bersama-sama mempelajari tentang sampah plastik sambil mewarnai dengan tema " Jangan Membuang Sampah di Laut". Sembari kami membersihkan sampah, teman-teman dari Mahasiswa Kedokteran Universitas Pattimura memeriksa kesehatan masyarakat kawasan pesisir tersebut. Sekian Cuap-cuap kali ini dibawah ini saya dokumentasikan beberapa foto kegiatan ini. 


Teman-teman Mahasiwa Kedokteran Universitas Pattimura Ambon
 sedang Memeriksa Kesehatan Masyarakat Kawasan Pesisir Batu Merah 
Anak-anak Kawasan Pesisir Batu Merah Memamerkan Hasil Karya Mewarnai 


Kegiatan Mengumpulkan Sampah





Bersama teman-teman dari Komunitas Indorunners Ambon

Bersama Duta Maritin Indonesia Maluku 2018







Bersama Semua Volunteer Moluccas Coastal Care 

Terima Kasih Semua Lapisan Masyarakat Provinsi Maluku. Kalian semua Luar Biasa. 
#Save Environmental
#Save Marine Life
#Save Next Generation
Share
Tweet
Pin
Share
No comments
Hai... Gimana kabarnya guys?? ini sudah pertengahan bulan april 2019. Bertepatan dengan sehari setelah Pemilu 2019. Saya berpikir bahwa jika kami masih berteman maka dia akan membahas Pemilu ini habis-habisan. Kadang saya merindukan pemikirannya yang kritis dan tidak membosankan ketika membahas tentang politik. Setelah dia tidak bersama saya lagi saya jadi tidak menyukai apapun tentang politik. okeh life must go on... Next...

Pada hari kejepit nan entah kenapa bikin males kerja ini (besok libur lagi guys hari paskah assek...) saya ingin bercerita dikit sih tentang hari-hari kemarin. Tahun ini saya memutuskan untuk ikut 2 komunitas baru yaitu Komunitas Buka Lapak Ambon dan Komunitas Molucas Coastal Care. Hal ini semata-mata karena saya ingin membuka pergaulan baru dan menambah teman baru. Saya ingin punya kegiatan lain dan berguna di tahun ini. Dan motif terselubungnya adalah saya ingin membuka market share baru untuk dedaunan hehe... Dedaunan pertama kali ikut pameran minggu lalu di Kegiatan Molucas Coastal Care. Sambutannya baik, saya berhasil menjual sekitar 7 Paket tanaman, 4 paket berkebun saya putuskan untuk dibagikan secara gratis untuk anak-anak PAUD yang juara 1 lomba mewarnai. Yah itung-itung untuk promosi. Saya berharap Dedaunan akan lebih dikenal masyarakat.

Saya akhir-akhir ini sering bertanya-tanya sendiri, apa impian yang saya miliki mustahil diwujudkan? dan mengapa begitu banyak orang yang menertawakannya? Seolah-olah mengatakan bahwa saya gila. Saya hanya ingin bersyukur. Memang mungkin kami tidak ditakdirkan bersama. Betapa saya terlalu baik untuk dia. Dan saya agak sedikit kecewa karena selalu diberikan "bekas". Tuhan membuka mata saya, bahwa dia tidak pantas untuk saya. Betapa terlalu banyak yang sudah saya korbankan. Tuhan perlahan menunjukkan siapa dia sebenarnya. Dan saya menyadari bahwa dia bukanlah orang yang ingin saya temani sampai nanti.  Saya salah.

Seorang teman mengatakan hal yang baik kepada saya, ketika saya selesai menceritakan kisah saya, dia berkata " Jika kamu diremehkan orang lain berdoalah semoga kamu akan mendapatkan orang yang tidak akan pernah meremehkan kamu lagi, jangan berdoa semoga dia tertimpa hal buruk karena tanpa kamu berdoa Tuhan akan selalu lihat. Tuhan akan selalu tau.

Ada begitu banyak kekurangan saya yang mereka sebutkan seolah-olah mereka tidak memikirkan kekurangan mereka sendiri. Saya hanya tersenyum tanpa melakukan pembelaan atas diri saya yang mereka hina. Yah yang mereka sebutkan betul kok. Saya tidak mengingkari hal itu. Tuhan tau semuanya. Tuhan tidak tidur. Saya percaya akan digantikan yang terbaik. Saya percaya apa yang sudah saya lakukan kepada orang lain akan selalu dibalas dengan cara yang sama. Saya hanya harus melupakan dia.

Sekarang saya hanya ingin menjalani hidup saya dengan baik dan menunggu "Dia" yang tepat bagi saya.

Maaf ngelantur banget iniii.... ini ada beberapa foto-foto keseruan dari acara Molucas Coastal Care yang saya ikuti. Sekilas komunitas ini adalah komunitas yang bergerak untuk menyelamatkan pesisir dari bahaya sampah dan limbah kegiatan manusia. Saya sebagai relawan. Dan ini adalah pekerjaan sosial petama saya. Saya senang untuk itu. Saya sekarang memiliki banyak teman baru. Saya banyak bertukar pikiran untuk penyelamatan pantai. So... check this photos.


Stand Dedaunan di Kegiatan Komunitas MCC

Lomba Mewarnai dengan tema Laut


Paket Tanaman Bambu Hoki


Paket Berkebun untuk anak-anak 

Saya dan teman-teman baru 

Saya berjanji suatu hari nanti saya akan berdiri dipuncak dan semua orang yang pernah meremehkan saya dan menyebutkan semua kekurangan saya akan menyesal dan membayar mahal atas semua perkataan jahat yang mereka katakan. Innallaha Ma'ana Dian...☺
Share
Tweet
Pin
Share
No comments
Happy New Year yang sudah terlambat 3 bulan hehe...

Maaf baru sempat nulis lagi untuk siapapun yang sering ngintip blog ini cieh...*kalo ada 
So saya hanya update beberapa moment di hidup saya sepanjang bulan januari-maret tahun 2019 ini. Mari kita mulai saja curhat yang ga jelas ini...

Update Pengobatan TB Kelenjar. 
Bulan Maret ini sudah ke bulan ke 9 saya harus minum obat. dan saya sehat alhamdulillah. Berat badan naik, jangan tanya berapa 😂 Yang pasti masih ideal beberapa orang bilang saya masih kurus dan ada yang bilang saya hampir mirip sapi kurang suara *Moooooo.... saja. Nafsu makan baik yah selalu lapar. Nyemil banyak. Sering nyemil buah *jika gajian, kalo akhir bulan nyemil kerupuk aja.
Rencana minggu ini mau balik ke dokter paru untuk kontrol. Doakan saya sembuh dan bebas TB ya? 

Pekerjaan 
Masih kerja di tempat yang lama. Masih ingin resign. Masih berusaha untuk resign. I love this job without orang-orang yang suka nyinyirin saya. Minggu ini akhirnya terbebas juga dari pekerjaan tahunan. Agak bisa bernafas lega dikit. Ini buktinya akhirnya bisa ngeblog juga setelah 3 bulan ini berkutat dengan pekerjaan tahunan. 

Dedaunan 
Bagi yang belum tau apa dedaunan itu nanti saya akang jelaskan terpisah dari post ini. Dedaunan Baik, penjualan pada kuartal pertama baik. Sekarang harus lebih banyak promosi dan melebarkan marketplace saja.

Hubungan 
New Hope. Saya sudah move on. Saya ingin tidak punya perasaan apa-apa lagi ketika saya memikirkan dia. Dia hanya masa lalu bagi saya sekarang. Pengorbanan demi pengorbanan, usaha demi usaha, doa demi doa saya rasa sudah saya lakukan. Dulu mungkin saya punya 100% tapi sekarang saya hanya memiliki 60% dan angka itu terus turun. Saya membiarkan angka itu turun, saya tidak berusaha untuk menaikkan angka itu lagi. Saya hanya ingin menjadi diri saya sendiri. Karena saya pikir saya kehilangan diri saya. Saya benci menjadi orang lain selama ini. Saya kehilangan dian yang ceria. Saya kehilangan dian yang cuek yang bersikap masa bodoh dengan semua orang. Saya kehilangan sosok dian yang berani yang selalu menjadi dirinya sendiri yang tidak cengeng dan selalu percaya diri dan tangguh. Saya hanya ingin memiliki harapan baru tahun ini. Dan saya tidak ingin sedih lagi saya ingin bahagia. I pray for my self. 

Saya lagi nabung nih... untuk jalan-jalan sama teman-teman pertengahan tahun ini. Mungkin dimulai dari Pulau Banda. Maybe on that journey will make me find my self back. I love my self 💕 




















Share
Tweet
Pin
Share
No comments
Newer Posts
Older Posts

Total Visitors in This Blog

recent posts

Blog Archive

  • ►  2026 (1)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2025 (2)
    • ►  Juni (2)
  • ►  2023 (1)
    • ►  Juni (1)
  • ►  2020 (6)
    • ►  Juni (2)
    • ►  Mei (1)
    • ►  Maret (2)
    • ►  Januari (1)
  • ▼  2019 (6)
    • ▼  September (1)
      • Lancang
    • ►  Juli (2)
      • Kosong
      • Mendamba
    • ►  Juni (1)
      • Trash Challenge by Moluccas Coastal Care (MCC)
    • ►  April (1)
      • Activity
    • ►  Maret (1)
      • New Year : New Hope
  • ►  2018 (14)
    • ►  Desember (1)
    • ►  September (3)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Juli (2)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (1)
    • ►  Maret (2)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Januari (2)
  • ►  2017 (14)
    • ►  Desember (2)
    • ►  November (2)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Juli (2)
    • ►  Juni (2)
    • ►  Mei (2)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2016 (3)
    • ►  Desember (2)
    • ►  November (1)
  • ►  2014 (3)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Maret (2)
  • ►  2013 (17)
    • ►  November (1)
    • ►  Oktober (5)
    • ►  September (1)
    • ►  Agustus (9)
    • ►  Juli (1)

Categories

  • Back to Past
  • Celoteh Suka Suka
  • celoteh suka-suka
  • Celoteh Suka-suka ( CSS )
  • Celoteh suka-suka (CSS)
  • Goresan Rasa
  • Jalan-jalan
  • Jurnal
  • Just a Motivation Story
  • Kuliner Sik Asik
  • Maumere Of Flores (MOF)
  • My Song
  • Opini
  • Satu Gambar Sejuta Makna
  • Visit Mollucas

Popular Post

  • Aku Terkena TB Kelenjar : Long Story
    So aku akan cerita awal aku terkena penyakit ini dan seperti apa kabarku sekarang. Dan ini bakal jadi cerita yang panjang guys jadi monggo ...
  • Itu kemarin
    Saya pernah menangis di tengah malam karena terlalu merindukanmu, tapi itu kemarin Saya pernah menunggu sebuah pesan darimu sampai t...
  • Morella Part II : Pantai Nitang Hahai
    Oke balik lagi ke postingan Trip to Morella. Jika kalian menemukan artikel ini duluan maka saya sarankan membaca artikel jalan-jalan Morell...
  • Aku, Adobe Photoshop dan Fotografi
    Akhir-akhir ini blog ini lebih banyak sampah celoteh-celoteh ga jelas. Tapi sebodo kodoklah yang penting aku senang 😄 Sebenarnya cerit...

Pengikut

About Me

Dian Asdarini

Create Your Badge

Created with by ThemeXpose