Diberdayakan oleh Blogger.

Too Sweet To Forget

" Melihat dunia dengan cara yang tidak biasa "

Untuk diri saya, ketika sebuah ide tentang bahan tulisan menyergap di pikiran saya maka serta merta harus cepat saya tulis. Keburu hilang. Saya sering mengumpakan ide itu seperti keran air PDAM besar pada otak. Ketika airnya nyala maka deras sekali sampai tumpah-tumpah dan ketika airnya mulai mati maka tewaslah aliran air itu. Mmm… saya tidak tau apa ini masuk akal atau tidak. Yang jelas ketika saya memiliki ide tentang sebuah tulisan maka saya dapat mengetik secepat tornado *eaaaa. Tetapi ketika saya tidak memiliki ide sama sekali maka saya bisa vakum menulis sampe setahun. Maklumlah amatir. Oke cukup intermezonya.

Backpaker (Bahasa Inggris) menurut Wikipedia adalah Wisata beransel atau sebuah perjalanan ke suatu tempat tanpa membawa barang yang memberatkan. Adapun barang yang dibawa hanya berupa tas yang digendong, pakaian secukupnya dan peralatan lain yang dianggap perlu.

Well, perlu diketahui saya adalah anak rumahan. Tapi saya pernah memiliki pengalaman backpacker beberapa tahun silam. Dan guys saya ingatkan ini bakal jadi narasi yang panjang. Jika tidak kuat membaca kamu boleh lambaikan tangan pada kamera >__<

Cerita ini bermula pada tahun 2013 saya berkesempatan mengunjungi Kota Surabaya. Saya namakan perjalanan itu sebagai Perjalanan Nostalgia, karena saya menapak tilas semua tempat yang pernah saya datangi dulu. Oke dari Surabayalah pertualangan backpacker saya dimulai. Saya berbekal 1 tas ransel dan 1 tas pakaian, yep masih keliatan rempong dengan banyak barang bawaan. Saya diantar seorang teman SMA ke Terminal Purabaya nama kerennya Terminal Bungurasih. Tujuan pertama saya adalah Jombang. Saya rindu ingin melihat sekolah dan asrama saya. Perjalanan dari Kota Surabaya menuju Jombang dapat ditempuh selama 2 jam menggunakan bus kota. Dan 1,5 jam jika menggunakan bus kota dengan merek PO “Puspa Indah” dengan sopir ugal-ugalannya bisa membawa kamu setengah jam lebih cepat jika menggunakan bis ini, yah dengan resiko muntah-muntah 😅

Hari masih siang ketika saya sampai di Jombang. Setelah bertemu teman, saya mampir untuk menyicipi lagi bakso kesukaan saya ketika bersekolah dulu. Saya kemudian berjalan-jalan menuju Alun-alun jombang singgah di warung lesehan saya memesan lalapan lele. Saya menyempatkan Sholat di Masjid Agung Jombang. Masjid Agung Jombang terletak tepat didepan Alun-alun Kota Jombang. Malam tiba, saya bergegas mencari cemilan dan saya bertemu seorang nenek penjual “Jajanan Pasar” yang mangkal dipinggir trotoar jalan. Jajanan pasar adalah kumpulan kue-kue tradisional seperti getuk, cenil, onde-onde dll. ini adalah salah satu makanan kesukaan saya. Pengalaman yang antimainstream makan jajanan pasar sambil lesehan di atas trotoar.

Tepat Jam 9 malam, saya kembali ke rumah teman dan menyiapkan hanya 1 ransel untuk menuju tujuan berikutnya. Saya akan mengunjungi lagi Kota Jogja. Saya membeli air minum dan roti untuk dimakan di bus. Biasanya saya akan menunggu di trotoar bus yang datang dari arah Surabaya. Saya menunggu Bus Eka tetapi malangnya Bus Eka selalu full penumpang. Karena waktu semakin malam saya putuskan untuk naik Bus Mira. Dan saya masih harus berdiri selama hampir 1 jam karena Busnya yang sangat penuh dengan penumpang. Saya baru mendapatkan tempat duduk ketika jam sudah menunjukkan angka setengah 12 malam. Perjalanan ke jogja masih sekitar 5 jam lagi. 

Saya merapatkan jaket dan mulai menatap keluar jendela bus. Hanya desau angin saya rasakan ketika bus memasuki kawasan hutan jati di Kota Ngawi. Seram, gelap dan sunyi. Saya sedikit tertidur dan terbangun ketika bus memasuki Kota Solo dan berhenti sebentar untuk mengangkut penumpang di Terminal Tirtonadi. Waktu menunjukkan pukul 4 pagi. Bus yang saya tumpangi memasuki Terminal Giwangan Jogja padatepat  pukul 5. Saya bergegas mencari kamar mandi, kemudian membeli segelas teh hangat dan pisang goreng untuk mengganjal perut sambil menunggu Bus pertama Trans Jogja. Saya telah memesan sebelumnya sebuah penginapan di daerah Alun-alun Kidul. 

Saya hanya 4 hari di Kota Jogja. 2 hari pertama saya habiskan dengan mengunjungi Keraton Jogja (Saya sempat mengabadikan Sultan Hamengku Buwono X ketika melintas di Jalanan Keraton), Selfie di Titik Nol Kilometer, di Tamansari, gila-gilaan di Benteng Vredeburg dan menghabiskan malam bersama teman-teman di Pelataran Alun-alun kidul. Berwisata kuliner di Bakmi Doring, Brongkos Koyor Handayani di Alkid, makan surabi di pasar beringharjo, makan gudeg Yu Djum, makan nasi kucing di jalanan daerah UGM dan makan lotek di daerah Malioboro. 2 hari berikutnya saya bersama teman mengunjungi Candi Ratu Boko sekaligus Candi Prambanan. Dan muter-muter pake GPS nyari gerainya Coklat Monggo. 

Karena judulnya adalah Backpaker saya banyak mengandalkan teman-teman untuk mengantar jalan-jalan *makasih teman😀 dan Bus Trans Jogja untuk berpindah destinasi wisata. Hari ke 5 saya mulai berbenah dan sekali lagi menaiki Bus Tans Jogja untuk ke Terminal Giwangan. Kali ini saya langsung membeli karcis Bus Eka. Tepat jam 12 saya meninggalkan Kota Jogja. Tujuan saya adalah Kota Jombang lagi. Saya hanya tidur sepanjang perjalanan pulang ke Jombang, dan terbangun ketika bus memasuki Kota Mojokerto. Jam menunjukkan pukul 8 malam ketika saya tiba di Kota Jombang. Saya diijinkan menginap semalam di rumah kontrakan teman sebelum besok pagi saya akan melanjutkan perjalanan ke Kota Kediri.

Perjalanan saya bersambung dikediri ya guys, masih panjang cerita backpacker saya, lain waktu akan saya lanjutkan lagi. Dan untuk mengakhiri cerita ngalor ngidul yang entah bermanfaat atau tidak ini, saya ingin membagikan sedikit tips dari pengalaman pribadi saya. Oke check it out :
  1. Buatlah sebuah daftar yang berisi tempat-tempat wisata yang ingin kamu kunjungi di Kota tersebut. Jika kamu juga ingin berwisata kuliner maka tulis juga kamu ingin makan apa dan dimana. Hal ini membantu kamu untuk memperkirakan jarak tempuh, transportasi yang digunakan, dan biaya yang diperlukan untuk memenuhi semua list yang telah kamu buat. Kamu bisa browsing terlebih dahulu untuk mengestimasi semua biaya agar tidak terjadi defisit diakhir perjalanan. Jika tujuan kamu adalah Kota Wisata maka informasi tentang Kota tersebut banyak beredar di Internet. Jika tujuan kamu bukan Kota Wisata maka kamu bisa bertanya penduduk sekitar atau jalan-jalan bermodalkan GPS. Motto yang harus diingat adalah Malu bertanya Sesat di Jalan. Jalan-jalan sendiri itu menantang guys, trust me lah 😀
  2. Backpakerlah pada hari kerja bukan di hari libur atau musim liburan. Karena pengalaman saya mengunjungi tempat wisata pada waktu-waktu tersebut sangat ramai. Saya cenderung kurang menikmati karena banyak pengunjung. Dan imbasnya penginapan disekitar tempat wisata banyak yang full. Jika ada kemungkinan harganya lebih mahal. Jika harus backpaker pada musim liburan maka pesanlah penginapan dari jauh-jauh hari.
  3. Pesanlah penginapan yang dekat dengan Pusat Kota atau minimal dekat dengan tempat wisata yang kamu ingin kunjungi. Karena hal ini penting untuk meminimalisir biaya transportasi. Dan pesanlah penginapan yang dekat dengan mini market yang buka 24 jam. Percayalah jika kamu butuh sesuatu malam-malam kamu tidak perlu berjalan jauh untuk mencarinya.
  4. Terakhir Jika ingin menyewa kendaraan untuk berwisata cek dahulu kondisi dan kelengkapan surat-surat kendaraan sebelum kamu mulai menyewa. Informasi mengenai harga sewa perhari hingga perminggu dapat kamu temukan di internet.



Oke guys sekian dulu cerita yang kepanjangan ini. See you next post 😁
Share
Tweet
Pin
Share
No comments
Hei, kamu. Iya, kamu...

Pasti saat kamu membaca ini, mungkin kamu akan membatin, ahh, apalagi ini? pasti dia akan menulis hal-hal lebay dan menye-menye lagi. Tak apa, sungguh. Soalnya meskipun begitu, aku percaya kamu akan tetap setia membaca tulisanku *hehe... PeDe 

Sebenarnya tulisan ini sudah dari dulu ingin ku tulis tapi serius aku sibuk. Aku membuat diriku sibuk setiap hari supaya aku tidak memikirkan kamu terus *eeaaaa

Kita sama-sama tau bahwa kita bukanlah orang yang senang membagi hal-hal yang terlalu pribadi di media sosial. Terkadang tanganku gatal ingin menulis tentang ratusan kisah kita. Aku pun begitu ingin dunia tau bahwa aku sekarang punya seseorang tempat aku pulang, tapi apa daya peringatanmu terlalu tajam kasih... dan aku bakal dibully lagi sama kamu gara-gara nulis hal yang menye-menye.

Aku masih ingat dengan jelas bagaimana kita berkenalan dan bagaimana aku terbiasa ada kamu setiap hari meski kita jauh. Aku masih ingat pertama kali kita bertemu. Jangan marah kasih... aku sedikit lupa kapan tepatnya aku mulai suka padamu. Kapan aku mulai sayang? kapan aku mulai selalu merasa kehilangan jika tidak mendengar kabarmu seharian? aku egois yah? 

Yang jelas AKU SUKA SAMA KAMU !!

Aku suka kamu yang sederhana 
Aku suka kamu yang dewasa
Aku suka kamu yang tidak sombong
Aku suka kamu yang sangat sabar dalam menghadapi sikap kekanak-kanakanku 
Aku suka kamu yang kadang bersikap manja 
Aku suka kamu yang mulai sering bilang sayang 
Aku suka kamu yang sering mengalah untuk kita
Aku suka kamu yang rela mengantarku pulang malam-malam ditengah hujan
Aku suka kamu yang tiba-tiba marah karna ku goda. Kamu sendiri tau menggodamu adalah hiburan buatku >____< 
Aku suka kamu yang rela mengorbankan waktumu bersama teman-teman jika aku mulai merengek kangen
Aku suka kamu yang sering tertawa tanpa jeda 
Aku suka kamu yang selalu menaruh perhatian meski kadang merubah moodmu
Aku suka kamu yang kadang bersikap lucu 
Aku suka kamu yang merayuku ketika kesal. dan entah mengapa aku selalu saja kalah?
Aku suka kamu yang melajukan motormu pelan, akupun berharap rumahku berjarak 1.000 kilometer lagi agar bisa ku nikmati lebih lama saat bersamamu.  
Aku suka kamu yang pasang tampang protes karna karena kebawelanku

Pokoknya AKU SUKA KAMU!

Hanya saja, aku tak pernah suka saat punggungmu mulai menghilang di belokan ujung rumahku.

Seperti sesuatu dibagi dengan nol rasanya = tak terdefinisi.

Aku mulai sering haus melihatmu. 

Maaf masih suka ragu, masih suka tidak dewasa, masih suka tanya aneh-aneh, masih suka emosian, masih suka ngambekan, masih suka tidak mau tau dengan keadaanmu, masih suka maksa-maksa, masih suka keras kepala, masih suka uring-uringan dan masih suka egois. Jika itu semua terjadi lagi kamu cuma perlu ingat satu hal bahwa aku sedang kangen. Aku tidak punya alasan lain dibalik melakukan hal itu semua. Aku punya begitu banyak kekurangan aku harap kamu bersabar menerima aku yang seperti ini. Aku juga berjanji akan menerima kamu dengan segala kekurangan dan kelebihan. Karena didunia yang besar ini kamu adalah dunia kecilku. 

Akh... kamu janji yah, kita sama-sama lari sampai di Garis Finish.


Terakhir, tapi jauh lebih penting di atas segalanya, terima kasih kepada Tuhan, yang telah merancang sebuah sistem yang begitu kompleks untukku. Terima kasih telah menyiapkan labirin yang luar biasa yang mengharuskan aku untuk berusaha dan berlari ke sana kemari antara takdir satu ke takdir lainnya sebelum akhirnya aku berhenti dan berjalan pada takdir yang ini. 

Dan tentu saja, Terima kasih sudah bertahan bersamaku sampai hari ini. Makasih yaaaa Sayaaang!!! #teriak biar kedengeran >.<




#Kamar berseprei Chelsea
Mulai ditulis tanggal 28 Maret 2017 selesai pada tanggal 03 Juli 2017. 
Pukul 00.09 WIT







Share
Tweet
Pin
Share
No comments
Newer Posts
Older Posts

Total Visitors in This Blog

recent posts

Blog Archive

  • ►  2026 (1)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2025 (2)
    • ►  Juni (2)
  • ►  2023 (1)
    • ►  Juni (1)
  • ►  2020 (6)
    • ►  Juni (2)
    • ►  Mei (1)
    • ►  Maret (2)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2019 (6)
    • ►  September (1)
    • ►  Juli (2)
    • ►  Juni (1)
    • ►  April (1)
    • ►  Maret (1)
  • ►  2018 (14)
    • ►  Desember (1)
    • ►  September (3)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Juli (2)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (1)
    • ►  Maret (2)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Januari (2)
  • ▼  2017 (14)
    • ►  Desember (2)
    • ►  November (2)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  Agustus (2)
    • ▼  Juli (2)
      • Backpacker
      • Bacalah duhulu, kemudian jatuh cintalah kepadaku
    • ►  Juni (2)
    • ►  Mei (2)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2016 (3)
    • ►  Desember (2)
    • ►  November (1)
  • ►  2014 (3)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Maret (2)
  • ►  2013 (17)
    • ►  November (1)
    • ►  Oktober (5)
    • ►  September (1)
    • ►  Agustus (9)
    • ►  Juli (1)

Categories

  • Back to Past
  • Celoteh Suka Suka
  • celoteh suka-suka
  • Celoteh Suka-suka ( CSS )
  • Celoteh suka-suka (CSS)
  • Goresan Rasa
  • Jalan-jalan
  • Jurnal
  • Just a Motivation Story
  • Kuliner Sik Asik
  • Maumere Of Flores (MOF)
  • My Song
  • Opini
  • Satu Gambar Sejuta Makna
  • Visit Mollucas

Popular Post

  • Aku Terkena TB Kelenjar : Long Story
    So aku akan cerita awal aku terkena penyakit ini dan seperti apa kabarku sekarang. Dan ini bakal jadi cerita yang panjang guys jadi monggo ...
  • Itu kemarin
    Saya pernah menangis di tengah malam karena terlalu merindukanmu, tapi itu kemarin Saya pernah menunggu sebuah pesan darimu sampai t...
  • Morella Part II : Pantai Nitang Hahai
    Oke balik lagi ke postingan Trip to Morella. Jika kalian menemukan artikel ini duluan maka saya sarankan membaca artikel jalan-jalan Morell...
  • Aku, Adobe Photoshop dan Fotografi
    Akhir-akhir ini blog ini lebih banyak sampah celoteh-celoteh ga jelas. Tapi sebodo kodoklah yang penting aku senang 😄 Sebenarnya cerit...

Pengikut

About Me

Dian Asdarini

Create Your Badge

Created with by ThemeXpose